Kamis, 26 Maret 2015

TRADISI PEMAKAMAN YANG MENGERIKAN DI TIBET ( SKY BURIAL )

selamat pagi pengeemar mancing mania dimanapun anda berada,,,welcom back to blog sederhana ane,,yang nggk begitu penting sih,,tapi bolehlah kita berbagi pengalaman hidup dan ilmu2 yang bermanfaat,,
jangan lupa siapin teh anget atau kopi koko beluk plus cemilan,,biar nggak boring baca cerita ane,,,hehe,,
langsung aja gan,,kali ini ane akan cerita tentang tradisi pemakaman yang menurut ane sangat mengerikan yang ada di tibet,,,yang biasa orang2 disana menyebutnya SKY BURIAL ( pemakaman langit ),,
ane bener2 nggak bisa ngebayangin dah kalau ane datang di pemakaman langit itu,,,bisa2 ane kagak makan sebulan gan,,,hehe,,,
gmn mau makan gan kalau harus melihat mayat orang yang sudah meninggal di potong2 dulu bagian2 tubuhnya trs di kasihkan buat makan burung2 pemakan bangkai disana,,,hiiiiiiiiiii,,,sereeeemmmmm kan gan,,,,
mungkin kalau disini sudah pada lari tu yang melayat,,hehe
mau gmn lagi gan,,namanya aja sudah tradisi,,,
nih gan,,burungnya sampai lahap banget makanya,,,di ibaratkan kayak makan tengkleng apa iga bakar kali ya,,,hehe,,,
itu tulang manusia lho gan,,,nggak kebayang kan gmn suasana pemakaman disana kayak gmn,,,hehe








bagi orang awam seperti kita mungkin pemakaman langit ini terdengar sadis dan mengerikan,,namun itu semua sudah menjadi tradisi turun temurun penguburan jenazah kuno di daerah dataran tinggi tibet,,,menurut berbagai pihak,budaya memotong-motong mayat dan memberikan kepada burung di dataran tinggi tibet sudah ada sebelum mereka memeluk agama budha di tibet,,hal ini di sebabkan karena letak geografis dataran tinggi tibet,orang tibet hidup di bukit-bukit dimana pohon sudah tidak tumbuh lagi,,akibatnya mereka tidak bisa membakar mayat karena kesulitan mencari kayu,,,
pada umumnya bukit2 dimana mereka tinggal mempunyai lapisan tanah yang sangat tipis,,antara 2 cm sampai 20 cm saja,,setelah lapisan tanah yang sangat tipis tersebut adalah bebatuan yang sangat keras,,dengan tipisnya lapisan tanah dan kerasnya batu,mereka juga sulit menguburkan mayat,,membiarkan mayat membusuk begitu saja bisa berakibat penyakit bagi yang masih hidup,,,
seperti yang dilansir dailymail,sky burial atau pemakaman langit adalah praktek penguburan di tiga provinsi di china,,yakni tibet,,qinghai,,dan mongolia,,mayoritas penduduk tibet dan sebagian warga mongol meyakini ajaran buddhisme vajrayana.ajaran ini meyakini adanya transmigrasi roh setelah kematian,para penganut keyakinan itu tak melihat kebutuhan melestarikan jasad,dengan demikian mereka membuang jasad melalui pemakaman langit,,,
pemakaman ini menggunakan metode tak umum,,tubuh yang telah di cincang dibuang dan dilemparkan pada kerumunan burung nasar atau burung pemakan bangkai yang lapar,,sebelum menjelang upacara,seorang biarawan terpercaya membacakan mantra dan membakar dupa,kemudian dipuncak gunung,mayat di telungkupkan dan di cincang-cincang dengan baik oleh biarawan tersebut,,tak lama kemudian burung2 pemakan bangkai akan datang untuk memakan potongan2 tubuh mayat tersebut,,bahkan terkadang bagian tulang juga di tumbuk halus untuk makanan burung2 yang lebih kecil seperti burung gagak,kadang-kadang tempurung tengkorak kepala juga di bawa pulang untuk dijadikan cangkir,,












puncak gunung tempatnya berlangsungnya tradisi ini di percaya sebagai jalan masuk menuju nirwana.penduduk tibet yang mayoritas beragama budha percaya bahwa tidak ada reinkarnasi setelah meninggal,,oleh karena itu jasad orang sudah meninggal sudah tidak ada artinya lagi dan pada akhirnya akan kembali ke alam,,mereka percaya melalui burung pemakan bangkai rohnya lebih cepat sampai ke nirwana,,dan metode ini dipercaya akan lebih mempermudah arwah orang yang meninggal untuk sampai kenirwana karena telah memberikan kemurahan hati bagi burung pemakan bangkai,,,

Tradisi ini juga dipengaruhi oleh kondisi geografis Tibet yang berbukit dan berbatu. Sulit menemukan lahan kuburan ataupun kayu bakar untuk kremasi dalam kondisi alam seperti itu. Oleh karena itu, cara pemakaman langit dianggap lebih praktis dibandingkan dengan dikubur ataupun dikremasi. Walaupun pada perkembangannya cara ini mulai ditinggalkan seiring kemajuan teknologi kremasi dan sulitnya metode pemakaman langit itu sendiri. 

salam mancing,,,hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar